Banyak Sekolah Sepi Peminat di Tahun Ajaran Baru, Ada Apa?

JAKARTA, iDoPress - Tahun ajaran baru 2026 menjadi awal yang tidak menggembirakan bagi sejumlah sekolah negeri di berbagai daerah.

Alih-alih menyambut banyak peserta didik baru, tidak sedikit sekolah justru mengalami kekurangan murid.

Bahkan, beberapa di antaranya hanya menerima satu hingga dua siswa pada proses Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini.

Fenomena tersebut terjadi di berbagai wilayah.

Di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, misalnya, terdapat empat sekolah yang dilaporkan sepi peminat.

Sementara itu, sekolah negeri di Kota Yogyakarta disinyalir kekurangan hampir 1.000 murid baru pada tahun ajaran 2026.

Kondisi serupa juga dialami sejumlah sekolah dasar negeri di Kota Semarang.

Beberapa SDN, seperti SDN Wonodri dan SDN Purwoyoso I, dilaporkan hanya memperoleh kurang dari 10 murid baru.

Sekolah negeri yang kekurangan peserta didik juga ditemukan di sejumlah daerah lain, mulai dari Bali hingga Jawa Timur.

Lalu, apa yang melatarbelakangi kondisi ini?

Mutu belum merata

Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia Ubaid Matraji menilai, sepinya peminat di sejumlah sekolah negeri dapat menjadi indikator bahwa sebagian masyarakat masih memiliki persepsi adanya kesenjangan kualitas antarsekolah.

Dalam memilih sekolah, orangtua cenderung mempertimbangkan lembaga pendidikan yang mereka yakini mampu memberikan layanan pembelajaran dan peluang yang lebih baik bagi masa depan anak-anaknya.

"Ketika mereka melihat sebuah sekolah negeri mutunya dibiarkan merana, mereka akan menghindarinya," ucap Ubaid, kepada iDoPress, Minggu (19/7/2026).

Selain itu, Ubaid menilai, masih terdapat sekolah negeri, terutama di sejumlah daerah, yang menghadapi berbagai keterbatasan dalam penyelenggaraan pendidikan.

Mulai dari sarana dan prasarana yang belum memadai, ketersediaan guru yang berkualitas, hingga inovasi pembelajaran yang dinilai belum berkembang secara merata.

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.
© Hak Cipta 2009-2020 Merchant indonesia      Hubungi kami   SiteMap