Jakbar Jadi Wilayah dengan Pemain Judi Online Terbanyak di DKI, Capai 89.320 Orang

JAKARTA, iDoPress- Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat, Jakarta Barat menjadi wilayah dengan jumlah pemain judi online terbanyak di DKI Jakarta, yakni mencapai 89.320 pemain.

Di wilayah ini, Kecamatan Cengkareng mencatat jumlah pemain tertinggi sebanyak 21.497 orang.

Sementara itu, Kecamatan Cakung di Jakarta Timur tercatat memiliki 14.664 pemain judi online.

Di Jakarta Utara, Kecamatan Tanjung Priok mencatat 13.769 pemain, sedangkan Kecamatan Kebayoran Lama di Jakarta Selatan sebanyak 9.948 pemain.

Mengenai tingginya angka pemain judi online di Cengkareng, Ketua Tim Humas PPATK Tri Andriyanto mengatakan, pihaknya mencoba memahami kondisi tersebut dengan cara diskusi dengan berbagai pihak serta penelusuran lapangan.

Hasilnya muncul beberapa faktor yang diduga berkontribusi terhadap tingginya jumlah pemain judi online di wilayah tersebut.

"Pertama, kemudahan akses terhadap platform judi online menjadi salah satu faktor utama yang mendorong masyarakat untuk terlibat dalam aktivitas tersebut," katanyakepada iDoPress melalui pesan singkat, Kamis (2/7/2026).

Ia menjelaskan, akses yang mudah melalui perangkat telepon pintar dan internet memungkinkan masyarakat memainkan judi online kapan saja dan di mana saja.

"Kedua, faktor lingkungan turut memengaruhi tingginya jumlah pemain judi online. Di beberapa lingkungan, aktivitas perjudian telah dianggap sebagai hal yang lazim atau sekadar sarana hiburan untuk mengisi waktu luang," lanjut dia.

Selain faktor akses dan lingkungan, ekonomi juga disebut menjadi salah satu aspek yang dinilai mendorong masyarakat melakukan judi online.

Menurut dia, sebagian orang melihat aktivitas judi online sebagai jalan pintas untuk memperoleh penghasilan atau memperbaiki kondisi keuangan di tengah keterbatasan ekonomi.

"Dari sisi psikologis, adanya harapan untuk memperoleh keuntungan besar dalam waktu singkat, ditambah dengan rasa penasaran serta dorongan untuk mengembalikan kerugian yang pernah dialami," kata Tri.

Meski demikian, ia menyebut tidak ada faktor khusus atau pembeda yang membuat wilayah Cengkareng memiliki pemain judi online terbanyak dibandingkan wilayah lain.

Dari jumlah pemain judi online di beberapa wilayah Jakarta tersebut, berdasarkan data PPATK 2025, Jakarta menempati peringkat kedua nasional dengan jumlah pemain judi online terbanyak.

Tri mengatakan, tingginya jumlah pemain judi online di Jakarta dipengaruhi oleh gabungan dari berbagai faktor.

"Seperti kepadatan penduduk, kemudahaan akses internet, tingginya pengguna smartphone, kemudahan layanan perbankan dan digital, dan tingginya aktivitas ekonomi di Jakarta menjadikan Jakarta sebagai salah satu wilayah dengan jumlah pemain dan nilai transaksi judi online yang tinggi," tutur dia.

Tri menambahkan, pemerintah setempat telah menegaskan upaya mereka untuk berupaya membangun ketahanan sosial masyarakat terhadap bahaya judi online melalui berbagai langkah.

"Pemerintah berharap, kesadaran bersama antara aparat, tokoh masyarakat, dan keluarga dapat menjadi benteng utama agar kasus serupa tidak terus terulang," tambah dia.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.
© Hak Cipta 2009-2020 Merchant indonesia      Hubungi kami   SiteMap